BLT Mahasiswa Indikator Ketakutan Pemerintah Terhadap Aktifis

June 19, 2008

Oleh:  Agus Mulyadi*
Isu BLT yang diberikan pemerintah untuk mahasiswa miskin atau kurang mampu sudah menjadi rahasia umum. Ada yang  menolak, ada juga yang menerima dengan catatan bantuan tersebut tidak dalam bentuk uang tunai, bantuan lebih baik diberikan dalam bentuk penambahan infrastruktur, sehingga lebih bisa dirasakan oleh mahasiswa kedepan. Menurut pengamat pendidikan, Darmaningtyas “Bantuan khusus Mahasiswa (BKM) momentumnya kurang tepat, karena kebijakan ini muncul setelah demo-demo tentang kenaikan harga BBM marak bergulir disemua daerah, kemungkinan besar seandainya BKM ini muncul sebelum demo-demo itu bergulir, sikap mahasiswa pasti akan berbeda”. Read the rest of this entry »


Beri Kesempatan Rakyat Mengelola Kekayaan Alamnya

June 10, 2008

Oleh: Ikrob Didik Irawan*

Slogan sebagai negara yang subur makmur, gamah ripah loh jinawi, tidak asing lagi di telinga kita. Kakayaan alam dari Sabang sampai Merauke, baik di darat, laut, dan udara tidak perlu diragukan lagi. Dengan 17.000 pulau dan hamparan lautan yang begitu luas menjanjikan kesejahteraan bagi penduduknya.  Read the rest of this entry »


“Special Lain” Kader Persyarikatan

May 22, 2008

Oleh: Imam Khotib Ashuri

Pada diri kader muhammadiyah sebenarnya terdapat “ mesin yang sudah panas “. ia mampu menggerakkan turbin-turbin kepribadian mereka untuk melakukan kerja-kerja kemanusiaan. mereka tinggal mengatur volume gas yang ada sesuai dengan situasi jalan yang sedang dan akan ditempuhnya. Tak banyak orang tahu bahwa sebenarnya begitu banyak deretan kader muda muhammadiyah yang berjuang secara gigih bersama orang-orang “pinggiran”. Read the rest of this entry »


Catatan Jelang Pilrek 2008

May 9, 2008

*Oleh: Muhammad Fakhrial Aulia

Ada hal aneh di UMS. Masih berka tan dengan masalah hak Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa), yakni pendanaan. Pernah seorang kawan berkata bahwa terjadi “Penyunatan” saat maju proposal kegiatan Ormawa. Disisi lain sudah ada lampiran tentang estimasi dana di proposalnya. Hal yang dilakukan oleh staf  WR III ini sangat kurang etis. Mengapa sampai terjadi “Penyunatan”, atas dasar apa? Read the rest of this entry »


Dialog akhirnya bubar tanpa adanya kesepakatan yang kemudian dilanjutkan oleh aksi demonstrasi KAMA FT didepan gedung H. Dalam aksinya, mahasiswa yang berjumlah sekitar 20 orang melakukan orasi untuk menuntut PD III mundur serta mengusung keranda mayat sebagai simbol kematian KAMA FT. Sebagai jawaban atas pertemuan pertama antara KAMA dan dekanat Rabu (9/4) lalu, melaui surat dengan nomor: 0135/A-4/FT/IV/2008 dekan telah memberikan empat tawaran yaitu, pertama, Organisasi kemahasiswaan diharapakan secara aktif dan kreatif mengajukan usulan kegiatan dengan berpedoman pada buku pedoman kegiatan akademik 2007/2008.

May 1, 2008

Oleh: Muhammad Fakhrial Aulia

Tokoh revolusi Islam Iran, imam Khomaeni pernah berfatwa; dengan mempersiapkan pendidikan yang baik, maka kita telah mempesiapkan masa depan yang lebih baik. Tan Makala, sang Pahlawan Kemerdekaan Nasioanal Indonesia mendirikan sekolah rakyat yang nirbala, bahkan keuangan sekolahnya accessable oleh seluruh stake holder sekolah rakyat (sesuatu yang tidak mungkin terjadi di UMS hari ini). Read the rest of this entry »


Pergeseran Politik Mahasiswa

April 17, 2008

*Oleh: Muhammad Najib Sagala

A da realitas bahasa yang secara  konseptual terbangun dari istilah mahasiswa itu; tafsir yang berbeda, penghormatan terhadap tradisi dan juga kepatuhan kepada aktor-aktor senior organisasi terbungkus sebagai struktur bahasa yang berada dalam realitas bahasa pasaran.
Apalagi, kondisi di dunia kampus sekarang mahasiswa sudah kehabisan akal untuk mengkritisi pemerintah atas kebijakan yang selama ini tidak berpihak kepada rakyat. Mahasiswa seharusnya menjadi jembatan penting bagi rakyat untuk mencapai kepentingan umat manusia sempurna. Ternyata sudah bergeser dari idealismenya yang murni menuju idealisme materi, dan tidak mampu membaca system(baca; pendidikan alat perlawanan). Read the rest of this entry »


Membersihkan Kejaksaan Melalui Pers

April 11, 2008

*Oleh: Agam Cendekia

Tertangkapanya jaksa agung Urip Tri Gunawan yang menerima uang sekitar Rp 6,1 milliar yang diduga terkait penanganan kasus bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) merupakan pukulan besar bagi jaksa agung bidang tindak pidana Khusus (Jampsidsus). Peristiwa ini berawal Ketika Komisi pemberantasan korupsi (KPK) membuntuti urip dan menangkapnya dikediaman Syamsul Nursalim di Jakarta Selatan. Read the rest of this entry »


Trust Our Tools

April 11, 2008

*Oleh: Saepul Rochman El-Hezqiel

Susilo Bambang Yudoyono marah, mungkin bukan hal baru. Tapi presiden marah itu jelas menjadi sorotan dan dengan tertidurnya peserta pada acara LEMHANAS kemarin, jelas menunjukan prilaku para pejabat yang lebih banyak tertidur dibanding memikirkan rakyat. Semua pemberitaan media nampaknya hanya memberikan kesan “presiden tidak berkenan”, sementara rakyat “tidak peduli” karena yang dipikirkan hanya bagaimana bisa makan esok pagi dan memikirkan untuk menyisakan untuk sore. Read the rest of this entry »


Kabinet K.O.R.E.A.

March 30, 2008

        *Oleh: Saepul Rochman El-Hezqiel

T herpantium adalah sebuah lokasi pertempuran antara pasukan Romawi yang berjumlah 500 orang merawan tentara Persia yang berjumlah 1 juta orang lengkap dengan pasukan kavaleri, artileri dan elite forces. Tapi, tebak apa yang terjadi, 1 juta kalah dalam hitungan hari. Terlepas benar tidaknya dongeng tersebut, namun satu hal yang dapat kita ambil sebagai pelajaran bahwa how to exist on the under pressure nampaknya cocok bagi kabinet mahasiswa yang baru saja dibentuk. Read the rest of this entry »


Wisuda dan Masa Transisi

March 27, 2008

*Oleh: Eko ‘bonnie’ Bani

        Kalau kita perhatikan situasi di kampus akhir-akhir ini banyak  mahasiswa yang hilir mudik dengan menenteng map warna kuning. Tidak hanya di kampus satu, tetapi juga di kampus dua sana. Sambil menenteng map, nampak wajah-wajah sumringah yang selalu menyunggingkan senyum tanda bahagia yang menyembul dari hati mereka. Mereka adalah para mahasiswa yang bulan depan akan mengikuti prosesi wisuda dari kampus hijau ini. Read the rest of this entry »


Student Government : Menumbuhkan Partisipasi Mahasiswa Fakultas

March 26, 2008

Oleh:Eko “bonnie” Bani*

Dalam sebuah kehidupan berkelompok yang terdiri dari banyak orang, Rasulullah menganjurkan untuk memilih seorang dalam kelompok tersebut menjadi pemimpin. Ada sebuah hadist yang menyatakan bahwa jika kita bersama dengan tiga orang atau lebih, maka pilihlah seorang pemimpin di antara kamu. Keberadaan seorang pemimpin merupakan sebuah keniscayaan dalam sebuah kelompok kehidupan (masyarakat) untuk mewujudkan tatanan kehidupan yang adil dan berkemanusiaan bagi anggota masyarakat tersebut.
UMS yang sedang mengalami vacum of power (kekosongan kekuasaan) memerlukan kehadiran seorang pemimpin untuk mewujudkan pemerintahan mahasiswa yang dinamis bagi masyarakat kampus. Vacum of power yang terjadi di UMS mengakibatkan sebuah disharmoni yang melibatkan seluruh lembaga kemahasiswaan baik di tingkat universitas, maupun fakultas. Read the rest of this entry »


AKADEMISI BUKAN POLITICAL ESCAPISM

February 29, 2008

Oleh: Saepul Rochman El-Hezqiel*

Istilah demokrasi “oplosan”, menandai
perbenturan antar berbagai kepentingan dalam konstelasi politik mahasiswa kita dan memicu ketegangan sektoral. Pengejawantahan norma-norma seakan-akan disekap dalam ruang tertutup atau bahkan dijadikan batu loncatan untuk merayu oposan yang merapat dalam jajaran kroni. kalaupun belum dapat mengubah situasi politik menjadi détente (adem ayem) dan sekaligus untuk mengintimidasi front- grassroots oposan dengan sebutan yang popular di masa Orde baru. Read the rest of this entry »


Ekonomi Dan Masa Depan Anak

February 6, 2008
Oleh:Danu Utomo*
 
Anak adalah harapan bangsa. Istilah
tersebut ternyata tidak dianggap serius atau diresapi maknanya oleh sebagian orang tua. Pasalnya, di era sekarang ini banyak orang tua yang tidak memperhatikan dan menyayangi kehidupan anaknya. Hal tersebut dapat terlihat dari beberapa orang tua yang secara sengaja menjual anaknya atau menjadikan anak menjadi pengemis maupun pekerja kasar. Bahkan ada orang tua yang tega membunuh anaknya sendiri ketika baru saja dilahirkan. Padahal anak yang dibunuh atau digugurkan dalam kandungan itu nantinya akan menjadi anak yang berguna bagi bangsa dan negara. Read the rest of this entry »

Parodi Demokrasi Oplosan

February 6, 2008

Oleh: Saepul Rochman el-Hezqiel*

Pertengahan tahun 1980-an berkembang konsep governance, yang dirumuskan oleh World Bank yang setidaknya memiliki tiga aspek. Pertama, Format politik rezim yang akan berkuasa berkenaan dengan legitimasi pemerintah pada tingkat demokratisasi.
Kedua, proses dimana otoritas yang ada mencoba untuk memanajemen sumber daya dalam negeri baik sosial maupun ekonomi untuk pembangunan berkenaan dengan akuntabilitas pemerintah (kebebasan pers, pembuatan keputusan yang transparan, mekanisme pertanggungjawaban pemerintah). Read the rest of this entry »


Mubes Mahasiswa Minim Respons KAMA

January 21, 2008

Malik: Kami Memberi Ruang Untuk Anak-Anak Itu Bermain Demokarsi

UMS, Koran Pabelan

Adalah Rangga Prawirasentika (Hukum 2005) sebagai ketua panitia dan Riyadh ML (Akuntansi 2005) sebagai sekretaris panitia, dua mahasiswa yang menjadi panitia Musyawarah Besar (Mu-bes).

Oleh: Ikrob Didik Irawan

Melalui surat yang berkop Panitia Mubes UMS dengan Nomor: 01/Pan_MUBES/I/2008, panitia mengun-dang UKM universitas, BEM serta DPM fakultas untuk menyelengga-rakan Musyawarah Besar (Mubes) pada Sabtu (5/1), mensikapi kondisi pemerintahan mahasasiwa saat ini.
“Tidak ada targetan apa-apa dari panitia, ini merupakan inisiatif dari kami untuk memfasilitasi teman-teman aktivis perihal kondisi pemerintahan mahasiswa,” terang Riyadh saat ditemui Koran Pabelan sebelum acara dimulai. Read the rest of this entry »


Memahami Makna Hari Raya Kurban

December 22, 2007
Oleh: Danu Utomo*

img_0227.jpg

Hari Raya Idul Adha atau biasa juga disebut dengan Hari Raya Kurban yang jatuh pada hari kamis, tanggal 20 november besok diharapkan tidak hanya sebagai sebuah perayaan untuk berpesta atau berpuas-puas makan daging kurban saja. Akan tetapi hari raya tersebut diharapkan lebih bermakna kalau kita bisa mengetahui maksud diadakannya hari besar tersebut.
Kata kurban yang dalam kamus besar bahasa Indonesia berarti “Persembahan Kepada Allah” merupakan hari besar dan sangat istimewa bagi umat islam selain Hari Raya Idul Fitri. Di dalam hari raya kurban tersebut umat islam yang mampu dan memiliki harta yang lebih diwajibkan menyisihkan sebagian hartanya dalam bentuk menyembelih hewan ternak seperti sapi, kambing atau hewan yang lainnya yang diperbolehkan untuk dijadikan hewan kurban. Untuk ukuran hewan sapi sendiri jika tidak mampu berkurban sendiri bisa juga berkurban bersama dengan orang lain maksimal 7 orang. Dan untuk hewan kambing diharuskan untuk seorang saja. Read the rest of this entry »


Mencegah Pemanasan Global

December 13, 2007

Oleh: Ikrob Didik Irawan *

 

 

Pemanasan global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi . Planet Bumi telah menghangat (dan juga mendingin) berkali-kali selama 4,65 milyar tahun sejarahnya. Pada saat ini, Bumi menghadapi pemanasan yang cepat, yang oleh para ilmuan dianggap disebabkan aktifitas manusia.
Penyebab utama pemanasan ini adalah pembakaran bahan bakar fosil, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam, yang melepas karbondioksida dan gas-gas lainnya yang dikenal sebagai gas rumah kaca ke atmosfer. Ketika atmosfer semakin kaya akan gas-gas rumah kaca ini, ia semakin menjadi insulator yang menahan lebih banyak panas dari Matahari yang dipancarkan ke Bumi.
Jika manusia tidak mengambil langkah-langkah positif terhadap pemanasan global saat ini, maka setiap dari kita mungkin akan menjadi pengungsi cuaca. Read the rest of this entry »


TV Sebagai Sarana Pendidikan

November 27, 2007

ranie.jpg
Oleh: Rani Setianingrum *

Maraknya tayangan film di televisi dan layar lebar sekarang ini tampaknya sangat memberikan keuntungan besar bagi insan pertelevisian. Bagaimana tidak? Kaum muda saat ini sangat mengandrungi film ber-genre misteri dan percintaan hingga tidak memperhitungkan bagaimana dampak sebuah tayangan film bagi kehidupan nyata mereka. Kebanyakan film yang lebih disukai oleh kalangan muda tersebut tidak banyak mengandung nilai-nilai positif dan hanya menyuguhkan impian semata.
Read the rest of this entry »


Hilangnya Nilai-Nilai Luhur Kekeluargaan

November 27, 2007

ranie1.jpg

Oleh: Rani Setianingrum *

Perkembangan zaman yang pesat memaksa kita untuk mengikutinya jika tak ingin dikatakan kuno. Perkembangan tersebut terjadi hampir disegala sektor kehidupan, mulai dari teknologi informasi dimana kita sudah tidak mengenal jarak dan waktu untuk dapat saling berkomunikasi dan mengetahui segala sesuatu yang berada di belahan dunia lain, keamanan dalam menyimpan dan membawa uang yang sebelum kita mengenal bank dan ATM kita selalu menyimpan dan membawa uang yang kita punya kemana kita pergi, sampai-sampai kenyamanan kita dalam berbelanjapun mengalami perubahan.
Read the rest of this entry »


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.