Tambahnya Guru Besar Jangan Sekedar Nama

January 22, 2009

UMS baru saja mengkukuhkan Prof. Dr. Yetty Sarjono. Msi sebagai guru besar bidang ilmu sosiologi pendidikan FKIP, yang menurut Rektor UMS merupakan guru besar ke sembilan yang berhasil dikukuhkan oleh UMS.
Hal ini dikuatkan oleh pernyataan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Edy Suandy Hamid yang menyatakan bahwa UMS yang notabene telah mengukuhkan guru besarnya sebanyak sembilan orang, merupakan jumlah terbanyak dibandingkan perguruaan tinggi muhammadiyah di Indonesia yang ada.
Memang kita patut bangga akan hal itu, namun juga kita patut menyayangkan jika banyaknya guru besar yang ada tidak berupaya untuk menjadikan kampus ini lebih dinamika dalam bidang keilmuan dan akademik. Apa yang dirasakan oleh mahasiswa umumnya, kebanyakan tidak begitu merasakan akan adanya guru besar di UMS itu sendiri.
Kita (mahasiswa, red) masih belum mengerti akan keberadaan guru besar tersebut, bahwasannya mempunyai peran seperti apa untuk civitas academika. Karena dalam pandangan mahasiswa haruslah ada secara gamblang dan benar-benar riil akan kontribusinya dalam hal pengetahuaan dan keilmuaan. Sehingga perlu akan adanya pemahaman dan bukti yang nyata khususnya untuk mahasiswa.
Yang penting dari tambahnya guru besar di UMS, tidak hanya karena mengejar nama sebagai guru besar saja ataupun brand UMS saja, tapi lebih memikirkan tentang kampus ini atau pun seluruh civitas academika didalamnya. Dan benar-benar ada pembuktian yang jelas dalam kaitannya kontribusi dalam keilmuannya. Sehingga kehidupan kampus lebih dinamika dan kaya akan ilmu pengetahuaan yang selalu berkembang, tidak monoton itu-itu saja.


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.